Pengakuan Wanita Yang Berkencan Dengan Pria Tua

Sugar baby adalah sebutan bagi seorang wanita muda yang berkencan dengan pria tua kaya raya. Pria tua kaya raya biasa disebut sebagai sugar daddy. Kini wanita yang berkencan dengan pria tua memang banyak digemari oleh banyak orang.

Para sugar baby senang berkencan dengan sugar daddy sehingga keperluan hidupnya bisa terpenuhi, terlebih secara finansial.

Seorang sugar baby berumur 24 tahun sebabkan pernyataan perihal kehidupannya sementara berkencan dengan pria berusia 63 tahun. Bahkan wanita yang tak senang disebutkan namanya ini sudah merasakan liburan mewah di Las Vegas, Paris, Madrid dan Siprus dengan sugar daddy yang ia temu di sebuah situs.

Ia sudah mengiklankan diri melacak pria kaya raya yang siap untuk memenuhi segala keperluan hidup. Seperti membiayai kuliah dan melunasi pembayaran lainnya. Ia beranggapan kecuali menjadi sugar baby maka model hidupnya dapat terpenuhi.

Sugar daddy yang ia punya pertama kali adalah seorang pria tua, apalagi bisa dibilang layaknya kakeknya. Sebut saja Mr G. merupakan pensiunan insinyur di LA yang berusia 63 tahun.

Mr G diamati dari pembicaraan lewat chat muncul layaknya pria yang baik dan terhormat. Ia menyebutkan bahwa, mereka punya beberapa pembicaraan yang menyenangkan.

“Dia menyebutkan kepada aku bahwa dia kehilangan istrinya beberapa¬†bolapelangi tahun lalu. Memiliki seorang putri dan seorang putra tapi tinggal di luar negeri. Ia terasa kesepian dan membutuhkan seseorang untuk menemaninya”, tulisnya.

Saat pertama kali bersua dan mengawali pembicaraan kepada sugar daddy secara online, ia berpikir model hidup bukan perihal pertukaran seks. Akibat wanita yang berkencan dengan pria tua memang banyak tidak disukai.

“Apapun yang orang sebut jalinan ini antara sugar daddy dan sugar baby, itu cuma semacam jalinan yang saling menguntungkan” jelasnya.

Ia menyebutkan perihal sementara melakukan kencan pertama. Memiliki beberapa kesepakatan yang harus dipenuhi, layaknya jumlah duit yang dibutuhkannya.

Namun, tidak bisa dipungkiri ulang seorang sugar baby harus melakukan jalinan seks sebagai imbalan untuk sugar daddy. Meskipun pria yang ia kencani jauh lebih tua darinya dan benar-benar tidak serupa dari apa yang ia bayangkan.

Wanita 24 tahun ini beranggapan, dikala punya sugar daddy tanpa melakukan jalinan seks, maka itu semata-mata sebuah dongeng. Menjadi seorang sugar baby tidak bisa cuma melakukan makan malam yang romantis dan mengasyikkan sebagai imbalan.

Ia mengaku, perihal ini merupakan tingkah laku yang tidak baik. Namun, keadaan finansiallah yang mendorongnya untuk menjadi seorang sugar baby. Tetapi, ia berpesan kepada orang lain sehingga tidak menjadi sugar baby layaknya dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Posted by: admin on

Tag: , , , ,